Pelatihan Fikih Perempuan Berbasis Sirah Ummahatul Mukminin melalui Pendekatan Service Learning untuk Pemberdayaan Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.70427/sh.v2i4.266Keywords:
Fikih Perempuan, Sirah Ummahatul Mukminin, Pemberdayaan Masyarakat, Pendidikan Islam, Service LearningAbstract
Program pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman masyarakat mengenai fikih perempuan serta kebutuhan akan edukasi keagamaan yang lebih kontekstual dan dekat dengan teladan Islam. Sirah Ummahatul Mukminin menawarkan nilai-nilai kearifan, keteladanan, dan etika yang relevan untuk meningkatkan literasi keagamaan perempuan dan mendorong pemberdayaan komunitas. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas masyarakat melalui pelatihan fikih perempuan berbasis sirah. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan service learning, yaitu mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan pelayanan masyarakat. Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi, catatan reflektif mahasiswa, dan umpan balik peserta setelah pelatihan. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan desain pra–pasca pelatihan melalui observasi, kuesioner, dan refleksi peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta terhadap fikih perempuan, ditandai dengan kenaikan skor pengetahuan rata-rata dari 56,4 menjadi 84,7. Sebanyak 90% peserta melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam menyikapi persoalan keagamaan sehari-hari, khususnya terkait hak, kewajiban, dan etika keluarga. Di sisi lain, 90% mahasiswa mengalami peningkatan keterampilan komunikasi, pedagogik, dan kemampuan reflektif. Penggunaan sirah memberikan konteks historis dan moral yang membuat materi lebih mudah dipahami. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan fikih perempuan berbasis Sirah Ummahatul Mukminin melalui pendekatan service learning efektif dalam mendorong pemberdayaan masyarakat. Model ini memperkuat literasi keagamaan, memfasilitasi pembelajaran timbal balik, serta menumbuhkan kepekaan sosial mahasiswa terhadap kebutuhan komunitas.
Downloads
References
Darwis, R. (2020). Kontekstualitas Fikih Perempuan di Indonesia. Al-Mizan, 16(2). https://doi.org/10.30603/am.v16i2.1901
Fadhilah, E., & Yusdani. (2019). Fikih Perempuan Progresif. At-Thullab : Jurnal Mahasiswa Studi Islam, 1 (1). https://doi.org/10.20885/tullab.vol1.iss1.art1
Hamedi, J. (2019). Peran Umahatul Mukminin Dalam Periwayatan Hadis. Tajdid : Jurnal Ilmu Keislaman Dan Ushuluddin, 21(1). https://doi.org/10.15548/tajdid.v21i1.252
Hamidah, T. (2013). Dialektika Teks dan Konteks dalam Metode Istinbāṭ Fikih Perempuan Kontemporer. Ahkam : Jurnal Ilmu Syariah, 13(1). https://doi.org/10.15408/ajis.v13i1.958
Ishak, I., Hasan, M., & Fadhil, M. (2021). Implementasi Hak Dan Kewajiban Wanita Karier Dalam Keluarga. Al-Usroh, 1(1). https://doi.org/10.24260/al-usroh.v1i1.229
Istiqomah, D., Widya Wardani, W. G., & Sukarwo, W. (2023). Analisis Desain Video Aisyah Istri Rasulullah Karya Art Bay Official. Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya, 5(3). https://doi.org/10.30998/vh.v5i3.3861
Ma’mur, J. (2017). Moderatisme Fikih Perempuan Yusuf Al-Qardhawi. Muwazah, 8(1). https://doi.org/10.28918/muwazah.v8i1.725
Marcus, V. B., Atan, N. A., Yusof, S. M., & Tahir, L. (2020). A systematic review of e-service learning in higher education. International Journal of Interactive Mobile Technologies, 14(6). https://doi.org/10.3991/IJIM.V14I06.13395
Mayyadah. (2021). Perbedaan Manhaj Ulama dalam Fikih Perempuan Kontemporer dan Realitasnya di Indonesia. Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 15(2). https://doi.org/10.24090/mnh.v15i2.5066
Miranti, M., Enawati, D., & Lestari, N. (2023). Wanita Dalam Perspektif Al-Qur’an. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(6). https://doi.org/10.58344/jmi.v2i6.287
Muhammad, I. (2020). Wanita Karir Dalam Pandangan Islam. Al-Wardah, 13(1). https://doi.org/10.46339/al-wardah.v13i1.162
Nurlaili Janati. (2023). Pembentukan Karakter Islami Pada Anak Usia Dini Di Pondok Pesantren Ummahatul Mukminin. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3). https://doi.org/10.56184/jpkmjournal.v1i3.236
Resch, K., & Schrittesser, I. (2023). Using the Service-Learning approach to bridge the gap between theory and practice in teacher education. International Journal of Inclusive Education, 27(10). https://doi.org/10.1080/13603116.2021.1882053
Rosdiana, R. (2019). Kedudukan Perempuan Dalam Fikih Dan Problematika Keadilan Gender. Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender, 11(2). https://doi.org/10.15408/harkat.v11i2.10441
Salam, M., Awang Iskandar, D. N., Ibrahim, D. H. A., & Farooq, M. S. (2019). Service learning in higher education: a systematic literature review. In Asia Pacific Education Review (Vol. 20, Issue 4). https://doi.org/10.1007/s12564-019-09580-6
Sbaihat, A. (2022). Khadijah's Image In 19th Century Orientalism. Al-Jami’ah, 60(2). https://doi.org/10.14421/ajis.2022.602.399-426
Soleman, F., Antuli, S. A. K., & Sandimula, N. S. (2022). Peran Perempuan dalam Meningkatkan Perekonomian Rumah Tangga di Kelurahan Tuminting. Spectrum: Journal of Gender and Children Studies, 2(2). https://doi.org/10.30984/spectrum.v2i2.413
Sulasmini, R., Songidan, J., & Nur, M. (2020). Histori Dan Peran Dakwah Shahabiyah (Khadijah, Aisyah & Ummu Salamah). Al-Idzaah: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 2(01). https://doi.org/10.24127/al-idzaah.v2i01.248
Syafrida Siregar, L. Y. (2017). Pendidikan Anak Dalam Islam. Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak, 1(2). https://doi.org/10.22373/bunayya.v1i2.2033





